Sabtu, 26 Januari 2019

Jalan- Jalan Sehat KKN 50 UTM Bersama Masyarakat Desa Buddagan

0 komentar
Jalan- Jalan Sehat  KKN 50 UTM Bersama Masyarakat Desa Buddagan

Pamekasan - Mahasiswa KKN Tematik UTM telah melaksanakan program kegiatan di Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan selama 1 bulan, terhitung sejak tanggal 26 Desember 2018 sampai 27 Januari 2019. Banyak program yang telah laksanakan di Desa Buddagan, dari program individu sampai program bersama yang telah lakukan dengan susah maupun senang.

Untuk mengakhiri kegiatan KKN Tematik di Desa Buddagan, kami mengadakan salah satu kegiatan program jalan sehat sebagai acara penutup, sekaligus sebagai tempat untuk berpamitan kepada masyarakat Buddagan secara langsung. Jalan sehat merupakan Jalan santai yang biasanya dilakukan pada pagi hari yang dapat menyehatkan tubuh dan membuat badan menjadi segar. Banyak manfaat ketika kita melakukan jalan sehat yaitu memperkuat jantung, ternyata juga menjaga berat badan, mencegah osteoporosis, memperkuat kaki, meningkatkan kadar vitamin D, dan masih banyak manfaat lainnya.


Program kegiatan jalan sehat tersebut dilaksanakan pada hari Minggu 27 Januari 2019 dengan mengambil tema ”Seribu Langkah Menuju Kebersamaan” yang didukung dengan berbagai banyak sponsor yang salah satunya  Hotel Frontone, Hotel Odaita, XL Axiata, dan sebagainya. Dengan adanya banyak sponsor ini sangat meringankan beban anggaran. Selain itu, dengan adanya kegiatan jalan sehat ini dapat menjadi salah satu kegiatan yang menumbuhkan semangat sehat masyarakat di Desa Buddagan.

Bapak Zainor Rahman selaku Klebun Desa Buddagan, mengibarkan bendera sebagai tanda telah dimulainya nya acara jalan sehat.  Dalam kegiatan ini diikuti oleh peserta sebanyak kurang lebih 1000 peserta yang diikuti masyarakat dari 7 dusun di Desa Buddagan yang ikut meramaikan kegiatan jalan sehat tersebut.
Adanya acara ini bertujuan supaya ada rasa kekeluargaan dan mempererat rasa kebersamaan antar masyarakat Desa Buddagan dan meningkatkan tingkat kesehatan dan kebugaran warga. Kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh ini diharapkan dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dengan olahraga yang salah satunya adalah dengan senam yang berguna untuk melenturkan otot-otot.
Acara jalan sehat dimulai pukul 06.30-11.00, namun sebelum melaksanakan jalan sehat, peserta diminta untuk melakukan pemanasan yaitu dengan senam bersama terlebih dahulu untuk melemaskan otot-otot agar tidak terjadi cidera seperti keseleo. Dalam kegiatan jalan sehat ini, kami banyak menyediakan doorprice dari yang kecil sampai yang besar. Dalam kegiatan jalan sehat ini hadiah utamanya adalah sebuah cincin emas. Untuk rute jalan sehat yaitu mengelilingi Desa Buddagan dan finish juga di tempat yang sama. Saat para peserta jalan sehat sampai di pos yang ditentukan, peserta diminta untuk memasukkan kupon ke dalam kotak untuk diundi sebagai syarat mendapatkan doorprice
Setelah peserta  menyelesaikan jalan sehat, maka acara pembagian doorprice pun dimulai, dengan cara mengundi nomor peserta secara acak dan mengambil satu kupon lalu dipanggil nomor yang muncul pada kupon yang diacak tersebut, dan  disebutlah angka yang keluar dari acakan undian lalu dipanggil, maka nomor yang dipanggil itulah yang berhak mendapatkan dorprise. Doorpricenya pun bermacam-macam, alat mandi, alat masak, perlengkapan rumah tangga, dan masih banyak lagi. Acara pembagian doorprice pun diselingi dengan live musik orgen tunggal sehingga masyarakat terhibur, apalagi dengan adanya hadiah utama sebuah cincin emas. 
Menurut kelompok KKN kami, program jalan sehat ini adalah program yang paling berhasil dan meriah karena dapat membuat masyarakat Buddagan ikut serta dan berperan dalam meramaikan nya. Kami, KKN UTM 50 berharap supaya kegiatan jalan sehat yang ada di Desa tersebut selalu ada untuk menghidupkan  dan menggiatkan masyarakat Desa Buddagan.



Read more...

Perlombaan Tenis Meja Tingkat Dusun Desa Buddagan

0 komentar
Perlombaan Tenis Meja Tingkat Dusun Desa Buddagan


Pamekasan – Perlombaan yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN Tematik UTM 2018/2019, Minggu (6/01/2019) yaitu lomba tenis meja tingkat dusun yang diikuti oleh para remaja Desa Buddagan , Kecamatan Pademawu, Pamekasan .
Kegiatan perlombaan berlangsung meriah di aula balai desa Buddagan, peserta saling memberi semangat kepada peserta lainnya. Tiap dusun yang ada di Desa Buddagan menyumbangkan dua peserta lomba tenis meja dalam perlombaan ini, dengan jumlah keseluruhan sebanyak 14 orang peserta.
Perlombaan tenis meja ini merupakan salah satu dari beberapa rangkaian kegiatan-kegiatan KKN di Desa Buddagan yang bertujuan untuk mempererat silahturahmi remaja antar dusun. Oleh karena itu dalam pelaksanaan lomba, peserta lomba tenis meja harus menjaga sportifitas dan bermain dengan serius.
Adapun sebagai pemenang juara 1 tenis meja diraih oleh Vita dari Dusun Lombang,  juara 2 diraih oleh Hariyanto dari Dusun  Lombang, dan juara 3 diraih oleh Suhardjo dari Dusun Tengger. Adanya perlombaan tenis meja yang telah diadakan oleh peserta KKN UTM, selain dapat mempererat silahturahmi antar remaja dusun, semoga juga dapat memotivasi semangat para remaja untuk  selalu  mengembangkan bakat yang telah dimiliki dalam bidang olahraga tenis meja.

Read more...

Desa Buddagan

0 komentar
Desa Buddagan
Desa Buddagan adalah sebuah desa yang terletak di pinggiran kota, tepatnya berada di Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura. Desa Buddagan terletak pada ketinggian tanah 8,0 M dari permukaan laut dengan luas wilayah 1970 m2 . Melihat letak geografisnya yang berada di pinggir kota, desa Buddagan merupakan desa yang terbilang maju, baik dalam perekonomian masyarakat maupun dalam bidang pendidikan. Dalam bidang pertanian Desa Buddagan memiliki lahan yang cukup subur, sehingga potensi pertanian di Desa Buddagan sangat prospektif untuk kedepannya, komoditas utama hasil pertaniannya adalah tembakau. Selain dalam bidang pertanian yang cukup maju, dalam sektor industri Desa Buddagan juga tidak kalah maju, hal ini dapat terlihat dari banyaknya usaha-usaha yang ada baik dalam bidang perdagangan maupun jasa seperti adanya hotel-hotel berbintang maupun penginapan, kos-kosan, took-toko, rumah makan , dan sebagainya. Dapat dikatakan bahwa Desa Buddagan merupakan desa dengan pendapatan yang tinggi dari desa-desa lainnya.

Read more...

Jumat, 25 Januari 2019

Kondisi Sosial Ekonomi Desa Buddagan

0 komentar
Kondisi Sosial Ekonomi Desa Buddagan


Kegiatan perekonomian suatu desa tentu tidak terlepas dari aktivitas mata pencaharian penduduk di suatu wilayah. Begitupula dengan aktivitas mata pencaharian masyarakat Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan yang letek geografisnya berada di pinggiran kota rata-rata sumber perekonomian masyarakatnya anatara lain sebagai PNS, wiraswasta, pedagang, petani, dan sebagainya

Desa Buddagan sendiri memiliki penduduk yang berasal dari desa ini sendiri maupun pendatang dari luar kota. Beberapa orang memiliki pekerjaan dari bermacam-macam bidang dikarenakan desa ini berdekatan dengan kota yang notabene memiliki banyak pabrik industri dan instansi-instansi lainnya, namun mayoritas penduduk memilih bekerja sebagai buruh tani dengan jumlah ± 200 orang.

Pada jaman yang modern ini, masih ada penduduk yang memilih pekerjaan sebagai tukang becak keliling. Banyak warga yang masih menggunakan jasa transportasi becak untuk mengantarkan mereka ke tempat bekerja. Lebih jelasnya berikut adalah tabel mata pencaharian penduduk desa Buddagan:

Tabel Mata Pencaharian Masyarakat Desa Buddagan
Jenis Pekerjaan
Laki-laki
Perempuan
Buruh Tani
120 Orang
80 Orang
Pengrajin
7 Orang
10 Orang
POLRI
5 Orang
0 Orang
TNI
8 Orang
0 Orang
Dosen Swasta
1 Orang
0 Orang
Wiraswasta
275 Orang
7 Orang
Belum Bekerja
105 Orang
9 Orang
Pelajar
872 Orang
997 Orang
Purnawirawan/Pensiunan
14 Orang
3 Orang


Read more...

Foto Kegiatan KKN 50 UTM

0 komentar
Foto Kegiatan KKN 50 UTM

Kegiatan Minggu Ceria



Kegiatan Lomba Tenis Meja




Kegiatan Belajar Mengajar di PAUD, TK, & SD





Kegiatan Bimbingan Belajar



Kegiatan Sosialisasi Kewirausahaan & Pelatihan Produk Unggulan



Kegiatan Mengaji Asyik



Kegiatan Sehat Bersama Posyandu




Kegiatan Penanaman Toga & Tanaman Hias



Kegiatan Pembuatan Taman Pintar




Kegiatan Jalan-Jalan Sehat






Read more...

Pameran Daring/ Diseminasi Online Produk Unggulan Kerajinan Koran Bekas

0 komentar
Produk Unggulan Kerajinan Koran Bekas


 A.  Kelengkapan Informasi Mengenai Produk Unggulan Desa

1. Bahan Baku Produk Unggulan Kerajinan Koran Bekas:

  1.  Koran bekas
  2.  Cutter
  3.  Lem fox  
  4. Tusuk sate
  5.  Pilox 
  6. Clear dan warna
2. Langkah-langkah pembuatan kerajinan tangan dari koran bekas:
1.   Menyiapkan alat dan bahan (koran bekas, lem fox, tusuk sate, cutter, kardus).


 2.    Melipat koran menjadi 2 bagian, lalu dilipat lagi menjadi 4 bagian.



 3. Memotong koran yang telah dilipat menjadi 4 bagian mengunakan cutter.

  
4.  Setelah koran terpotong sediakan tusuk sate untuk menggulung koran.
  
L       5.  Lalu siapkan 2 kardus yang berbentuk segi empat.


S  6. Setelah kardus terbentuk menjadi segi empat, kemudian ambillah1 kardus setiap  sudutnya  tempelkan 1 koran yang telah digulung dan salah satu sudutnya ada 2 gulungan koran.
            

         7.   Setelah sudah menempel di salah satu kardus, maka 1 kardus yag berbentuk segi empat 
d          diberi  lem dan kemudian tempelkan diatas kardus yang satunya.




8       8.    Mulailah merangkai menjadi bentuk menara.


  

          9. Kemudian membuat bulatan untuk pucuk menara.


         10.   Setelah sudah membentuk menara lalu warnai menggunakan pilox.


 3. Bentuk tampilan produk unggulan kerajinan tangan:


 4.  Harga jual produk unggukan kerajinan tangan:
·                 Harga jual Rp 25.000 – Rp 100.000.  Harga jual disesuaikan dengan tingkat kesulitan dan ukuran dalam pembuatan kerajinan  tangan.

5. Pangsa pasar:
·         Online (pemasaran produk dapat dipasarkan melalui media sosial facebook dan instagram. Dalam akun media sosial akan ditunjukkan foto produk dan contact person yang dapat dihubungi melalui media sosial).
·    Bazar atau pameran (pemasaran juga dapat dilakukan melalui penjualan secara langsung di bazar maupun pameran yang secara rutin diadakan setelah produk kerajinan telah memenuhi target produksi).

          B. Produk
1)       Penggunaan sumber daya unggulan daerah
Sumber daya unggulan desa Buddagan yaitu berbasis lingkungan hidup yang dapat dikembangkan menjadi sampah organik (pupuk kompos) dan nonorganik (kerajinan koran bekas). Pupuk kompos  dan limbah kertas koran merupakan salah satu barang yang direcycle menjadi berguna dan mempunyai nilai jual yang cukup tinggi. Produk unggulan berupa pupuk kompos dan kerajinan tangan berupa tas, tempat tisu, tempat pensil, monumen arek lancor, gucci, topi, tempat aqua gelas, celengan dll.
2)      Orisinalitas produk
Orisinalitas Produk unggulan dari sampah organik dan kertas koran bekas menjadi awal dari proses pembuatan yang telah kita ciptakan. Produk unggulan ini merupakan salah satu produk yang dapat di kembangkan di desa Buddagan. Produk ini dapat menjadi identitas desa Buddagan dalam mengembangkan ekonomi kreatif yang berbasis lingkungan hidup.
3)      Kreativitas produk
Kreativitas produk unggulan dari sampah organik dan kertas koran bekas ini dapat dikreasikan menjadi pupuk kompos dapat bermanfaat bagi petani yang merupakan salah satu mata pencaharian di desa Buddagan. Dan berbagai macam bentuk hiasan/pajangan yang dihasilkan dari pengolahan limbah kertas koran bekas. Kreativitas dalam pembuatan dapat menciptakan ide kreatif bagi kalangan masyarakat desa Buddagan.
4)      Nilai jual produk
Nilai jual produk dapat menjadikan salah satu pemberdayaaan masyarakat melalui ekonomi kreatif yang berbasis lingkungan hidup dan dapat memiliki daya saing yang tinggi dalam sektor ekonomi.

Read more...

Pameran Daring / Diseminasi Online Produk Unggulan Pupuk Kompos

0 komentar
Produk Unggulan Pupuk Kompos Karma ( Karya Mahasiswa)


A. Kelengkapan Informasi Mengenai Produk Unggulan Desa

      1. Alat-alat dan bahan yang perlu dipersiapkan :


  1. Sampah daun kerong/rumput kering
  2. Alat pencacah (golok/pisau)
  3. Timbah
  4. Penutup timbah
  5. EM-4 (Mikroorganisme alami)
  6. Air (secukupnya)
  7. Gula (larutan gula)

     2. Cara-cara pembuatan pupuk organik dari daun-daun kering :
  1. Mengumpulkan daun-daun kering.

2           2.    Mencacah daun-daun kering sampai benar-benar daun menjadi halus


  3. Memasukkan daun yang sudah dicacah ke dalam timba (tong) yang sudah disediakan,  kemudian   mencampurkan air, bakteri pengurai (EM-4) dan larutan air gula ke dalam  timba (tong) yang telah diisi dengan daun-daun.


4          4.   Kemudian diaduk  hingga semuanya merata (tercampur).


5     5.   Menutup adukan dengan tutup yang sudah disediakan, dan tunggu selama 15 hari untuk proses penguraiaannya.



6    6Ketika sudah masuk dalam waktu proses 15 hari, lakukan control terhadap  suhu  kelembaban   pupuk . Jika adonan dirasa kering tambahkan air secukupnya lalu aduk hingga merata.    Lakukan kontrol secara rutin hingga cacahan daun sudah terurai.


7          7.  Jika cacahan daun sudah terurai/terasa lembut, pupuk sudah siap digunakan. Selamat  
                  mencoba dan terima kasih.


    3.   Bentuk tampilan produk unggulan pupuk kompos organik :


      4. Harga jual produk unggulan pupuk kompos organik :
·                        Rp 5.000/ 2KG

      5. Pangsa pasar :
·          Online (pemasaran produk dapat dipasarkan melalui media sosial facebook dan instagram. Dalam akun media sosial akan ditunjukkan foto produk dan contact person yang dapat dihubungi  melalui media sosial)/ Toko pertanian di daerah sekitar


        B. Produk
1)       Penggunaan sumber daya unggulan daerah
      Sumber daya unggulan desa Buddagan yaitu berbasis lingkungan hidup yang dapat dikembangkan menjadi sampah organik (pupuk kompos) dan nonorganik (kerajinan koran bekas). Pupuk kompos  dan limbah kertas koran merupakan salah satu barang yang direcycle menjadi berguna dan mempunyai nilai jual yang cukup tinggi. Produk unggulan berupa pupuk kompos dan kerajinan tangan berupa tas, tempat tisu, tempat pensil, monumen arek lancor, gucci, topi, tempat aqua gelas, celengan dll.
2)      Orisinalitas produk 
Orisinalitas Produk unggulan dari sampah organik dan kertas koran bekas menjadi awal dari proses pembuatan yang telah kita ciptakan. Produk unggulan ini merupakan salah satu produk yang dapat di kembangkan di desa Buddagan. Produk ini dapat menjadi identitas desa Buddagan dalam mengembangkan ekonomi kreatif yang berbasis lingkungan hidup.
3)      Kreativitas produk
     Kreativitas produk unggulan dari sampah organik dan kertas koran bekas ini dapat dikreasikan menjadi pupuk kompos dapat bermanfaat bagi petani yang merupakan salah satu mata pencaharian di desa Buddagan. Dan berbagai macam bentuk hiasan/pajangan yang dihasilkan dari pengolahan limbah kertas koran bekas. Kreativitas dalam pembuatan dapat menciptakan ide kreatif bagi kalangan masyarakat desa Buddagan.
4)      Nilai jual produk
      Nilai jual produk dapat menjadikan salah satu pemberdayaaan masyarakat melalui ekonomi kreatif yang berbasis lingkungan hidup dan dapat memiliki daya saing yang tinggi dalam sektor ekonomi. 






Read more...
 
Desa Buddagan © 2019. Supported by KKN 50